Archive for » September 16th, 2012«

Keliling dalam keadaan mudik pertama

Pada hari itu saya ada jadwal kuliah yang kedua-duanya pun tidak ada dosen karna pelajaran dia baru akan di mulai minggu depan. Setelah penjelasan itu saya bingung mau ngapain lagi saya duduk-duduk bersama teman saya yang bernama Hendra yang dari Jambi itu. Saya tanya Hendra “ nanti hari sabtu mau ke Gor C-tra gak ?”.

karna pada hari sabtu itu ada sebuah acara kampus lanjutan dari yang di Sabuga. Dia berkata “ Dia akan hadir”. Saya tanya pendapat ke dia ‘ kalau gw gimana ya ?”. ya kalau saya jadi kamu mah saya udah pasti gak hadir karna buat apa di sana juga pasti akan susah dan gak ngapa-ngapain karna kamu udah gak ikut yang di Sabuga’. Mendengar perkataan dia ada benarnya juga, saya pun rencana akan pulang ke Bekasi mengambil barang yang ketinggalan dan ingin membuat SIM karna saya belum punya SIM juga, jadi bisa sekalian.

Setelah bilang begitu, saya nitip pesan aja ke dia “nanti kalau lo ikut ke Gor C-tra kasih tau saya ya kalau ada pengumuman apa aja”. Saya nitip ke dia, karna teman satu kelas !.

Saya kembali ke Kosan untuk siap-siap balik ke bekasi. Sesampainya, saya ketemu sama teman Kos namanya Teddy dia anak Unikom juga tapi dia ngambil jurusan Akuntasi Ekonomi. Dia tanya “ mau kemana koy ?”. ‘ Mau balik ke bekasi. Wah kebetulan juga soalnya saya juga mau balik ke Tasikmalaya ngambil barang yang belum dibawa. “ Emang gak ikut ke Gor C-tra?”. Kagak ah males mendingan Pulang kampung karna lumayanlah libur tiga hari dari Jum’at – Minggu. Makin mantap aja saya pulang karna ada teman yang tidak ikut ke Gor. Hehehe

Saya pulang naik Patas ke Terminal Leuwi Panjang karna dapet info bahwa harganya murah dan juga dapet keliling karna Trayeknya yang muterin Bandung, Patasnya mangkal di depan Unpad. Lumayan deket jauhlah jalan kaki dari kos.Hehehe

Naik patas ternyata emang betul mantap. Karna harganya emang murah Jauh – Dekat 2 Ribu Rupiah. Dan juga emang betul keliling Bandung. Trayeknya itu dari Dago ke Jalan Asia Afrika lewati Kantor Walikota Bandung dan melewati Kantor Kereta Api Indonesia, tapi siap macet juga karna trayeknya melewati Pasar Baru Bandung dll.. hehehe

Perjalanannya 30 Menit ke Terminal Leuwi Panjang. Sesampainya, naik Primajasa ke Bekasi, menunggu tidak terlalu lama karna penumpangnya yang lumayan banyak termasuk saya. Hehehe

Perjalanan ke Bekasi terasa santai karna jalannya siang dan di Tol Purbaleunyi pun sepi kendaraan. Santai dan woles membuat saya tidur di perjalanan mudik pertama saya. Hehehe

Satu setengah Jam perjalanan Bandung – Bekasi terasa cepat karna biasanya naik Bus Primajasa menempuh 2 Jam Perjalanan.

Di Bekasi terasa berubah karna biasanya di Bandung pakai jaket masih kedinginan ini di Bekasi pakai jaket masih kepanasan. Hehehe

Tak biasa juga. Setengah jam kembalilah di Kampung Warung Asem di rumah Tambun Bekasi.

Jam 4 Sore saya sampai di sana.

 

*-*

Bhinneka Tunggal Ika : Kelas IF5 Unikom Lanjutan

 

Saya masuk kembali, kali ini jadwal kuliahnya adalah Kalkulus di ruangan 5304. kali ini Saya tidak nyasar. Alhamdulillah ya sesuatu banget begitu !

Karena apa ?, pasti karena Saya sudah tau tempatnya juga Hehehe. Sesaat itu, Saya menunggu kira-kira 10 menit karna ada anak IF lain yang sudah masuk jadwal kuliah Kalkulus. Saat gilirannya kelas Saya, Saya sudah pasti masuk ke dalam ruangan.

Bagusnya pas saat pelajaran kalkulus ini ada dosennya, karna jadwal kuliah yang lain yang saya masuki belum pernah ada dosennya entah alasannya apa, yang pasti tidak masuk. Guru kuliah Kalkulus ini yang bernama Bu Kania. Dia memperkenalkan dirinya, saat dia memperkenalkan diri, dari perilakunya Saya bisa menebak dia orangnya santai dan keep woles gimana gitu.

Pembelajaran kalkulus saat itu yang di berikan oleh bu Kania adalah ulangan dari sekolah saat SMK/SMA yaitu : Bilangan real itu apa saja ?, entah artinya atau bagian – bagiannya. Dia memberitahu bagian Bilangan real yaitu Bilangan Prima, bilangan cacah, bilangan asli dll.

Saat pembelajaran dan sesi tanya jawab, ada seorang teman saya yang membuat Dosen bingung dengan pertanyaannya, yang menurut saya, juga bingung dan salah alamat memikirkannya.

Jadi gini saat tanya jawab tentang pembahasan Bilangan desimal merubah menjadi bilangan pecahan dengan deskripsi yang logis. Dosen bertanya dengan dia, Teman saya yang bertanya ini namanya si Safiq yang keturunan Turki itu. Dosen bertanya : “ Siapa yang bisa mendeskripsikan pertanyaan ini ?”. dia pun menjawab dengan perkataannya yang bingung “ bisa gak bu jadwal kuliah hari Sabtu pindah ke hari lain”. Sontak aja dosen bingung dan menjawab “Maksudnya apa?” ora ngerti euy. Yang gimana gak ngerti nanyanya apa eh jawabnya kemana. Hadeuh hadeuh

Panjang lebar dialog antara dia dan dosen. Berdebat tiada akhir karna Dosennya sudah bingung dan si Safiq udah pusing mau bilang apa lagi. Bu Kania inisiatif mengakhirinya dengan jawaban “Sudahlah lupakan aja. Kamu bicaranya aneh jadi saya tidak mengerti”.

Nah satu sifat lagi yang tahu dari teman saya ini adalah si Safiq kalau bicara ini aneh dan tidak nyambung, sebenarnya kadang nyambung kadang juga enggak Hehhee…

Tak terasa waktu hampir selesai. Selesai pelajaran kalkulus saat itu adalah jam 18.15 dan itu pertama kali saya pulang malam saat kuliah

NB : Saat saya menulis ini saya sedang nonton Topeng Betawi dan melihat pengobatan tradisional sakit gigi untuk menarik ulat dari dalam gigi, pasiennya adalah saudara saya.