Tugas pertama + Guru disiplin Sekjur IF

Sebagai Maba ( Mahasiswa Baru ) di kampus, pasti masih akan menemukan jati diri dan bersenang – senang keliling kampus. Memulai pelajaran dengan santai dan di iringi ketawa saat pertama kali berkenalan dengan Dosen.

Tapi itu tidak saya temukan di pelajaran algroritma, karna dosen yang mengajar kami lumayanlah galaknya membuat mental seseorang jatuh. Waktu pertama kali masuk pelajaran dia saja saat dosen datang dan membuka kunci pintu, langsung bilang “ Mau pada masuk gak ?” dengan nada di tinggikan, padahal dia yang telat dan baru saja buka pintu. Kalau lamaan sih no problem gitu.

Masuk ke ruangan saya duduk ke 2 dari depan, karena melihat bangku di depan kosong, dosen marah kembali dengan bilang “ saya tidak suka pelajaran saya bangku depan kosong, harus cepat di isi, kamu yang di belakang maju ke depan”. 2 bentakan dan kesalaahan yang tidak perlu membuat teman – teman saya ngedown menundukkan kepala.

Memperkenalkan diri, saat di tengah memperkenalkan diri ada seorang teman saya yang masih di luar, tapi dosen bilang kalau pintu sudah di kunci kembali, walaupun telat 30 detik tidak boleh masuk, melihat teman – teman begitu ada rasa sedih dan ketawa karna melihat ekspresi teman saya yang kocak abis di depan kaca pintu.

Tapi karena perilaku dosen yang seperti itu saya urungkan untuk ketawa. Seandainya saya ketawa melihat teman begitu, dan ketahuan oleh dosen mungkin ceritanya begini. Saya ketawa dan ketahuan dosen. Langsung dosen bilang “ kenapa kamu ketawa – ketawa, kamu mau saya keluarkan seperti teman kamu yang tidak diluar itu “. Haha sayangnya itu tidak terjadi dan dilakukan.

Pelajaran pertama adalah tentang pengenalan Algoritma yang inti dari Teknik Informatika. Algoritma adalah langkah – langkah logis memecahkan suatu masalah. Saat penjelasan itu, seluruh kelas di kagetkan dengan kelakuan teman saya yang tidak terima, tidak boleh masuk, di menendang tembok. Sontak kaget

Langsung saja itu diambil sebagai contoh dari dosen sebagai pemecahan masalah yang tidak menggunakan logis dan akal. Rasanya ingin ketawa, tapi di urungkan kembali karna khayalan saya yang sudah negatif aja yang bakalan saya alami.

Penjelasan panjang lebar tentang Algoritma dan Pemrograman, sedikit demi sedikit saya mulai memahami dengan menggunakan perbedaan antara Algoritma dan Bahasa Pascal, karena sebenarnya semua bahasa adalah sama tetapi cuma beda penulisan dan bentuknya.

Tidak seperti biasanya, seluruh kelas yang biasanya aktif dan belajar serius menjadi tegang dan kikuk, karena seiring dengan suaranya yang keras dan membuat down. Dosen pun mengajarkan untuk disiplin dan serius untuk belajar apalagi bagi saya yang dari luar kota.

Penjelasan panjang lebar tentang pengenalan Algoritma dan Pemrogramannya yang harus dikerjakan menggunakan logis dan akal sehat, dan di akhiri dengan sebuah soal dari Dosen yang akan di bahas di pertemuan selanjutnya.

Tugas pertama ngampus adalah dapet dari Dosen yang disiplinnya tinggi dan agak gimana gitu. Berat juga karena Dosen ini merangkap juga sebagai Sekretariat Jurusan saya yaitu Teknik Informatika jadi susah untuk bergerak. Hehehe

Selesai pelajaran semua keluar dengan wajah tertunduk lesu. Seperti kayak di apain aja, saya sih biasa aja. Saya gitu lho

Pas malamnya saya tidak bisa tidur terngiang – ngiang tugas dan suara Dosen.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
One Response
  1. Vavai says:

    Baru ketemu dosen killer sekali aza udah terngiang-ngiang ditelinga, memangnya dosen killer itu = nyamuk?

    Kalau kita kuliahnya “having fun”, kita selalu memandang positif pada apa yang hendak diajarkan oleh dosen, hehehe…

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>