Archive for the Category »Bekasiku «

Reportase : Taman Bacaan Excellent dari Dulu hingga Sekarang

Taman Bacaan Excellent sudah berfungsi sebagaimana mestinya dari yang awalnya cuma sebuah niat hingga berjalan seperti sekarang. Di post yang kali ini saya akan mencoba membuat reportase awal pembangunan hingga sampai sekarang. berupa foto-foto nostalgia dari yang dulunya berbentuk rawa-rawa hingga berbentuk bangunan. Di reportase ini saya akan buat 3 bagian reportase yaitu : Pembangunan, Kegiatan, dan Keceriaan.

Dari awal kegiatan pembangunan sampai perjalanan suatu kegiatan step by step saya reportase lewat foto-foto ini.

Saya awali dengan foto dari awalnya kegiatan pembangunan sebuah rumah dan taman bacaan di lanjutkan dengan foto pembangunan Saung Taman Bacaan.

400456_347541068596748_1599469589_n

Ini foto awal dari sebuah tempat yang akan di jadikan Taman Bacaan. masih berbentuk rawa-rawa dan tanahnya masih sangat lembek karena tanah rawa.

405359_347544321929756_1157796109_n

Di lanjutkan dengan foto-foto Pengurukan tanah untuk memadatkan dan tidak jeblos lagi kalau di injak.

379876_351032128247642_1509726656_n

403654_351037508247104_609745110_n

406049_351035618247293_698959438_n

386430_351038371580351_216941919_n

Kecapean nguruk tanah cukup istirahat di bawah Pohon Jambu Sambil Minum Kelapa Muda. Terlihat Di foto-foto yang atas Gak tau Mana yang bos Proyek mana yang pekerja karena sama semuanya. Hehehehe

Setelah tanah padat di lanjutkan dengan Pembangunan Rumah dan Taman Bacaan. di awali dengan penempatan Bahan Bangunan

398587_384502981567223_1873749608_n

424182_384503008233887_1850578585_n

429433_384502571567264_616816844_n

398587_384502981567223_1873749608_n

402460_384502898233898_1324422361_n

429063_384502931567228_1926491644_n

Setelah bahan Bangunan sudah lengkap saatnya mulai untuk pembangunan awalnya.

417263_413278995356288_495633456_n

64960_406307452720109_965410099_n

Di awali dengan Pembuatan Batas samping Pembangunan.

402726_384502848233903_1971562551_n

418030_413279678689553_344366300_n

418499_413279838689537_2146470939_n

419856_413280325356155_483601833_n

421270_413280255356162_441847826_n

421331_413279555356232_1571699443_n

421721_413279268689594_1814963146_n

421838_413280192022835_2067276017_n

424418_413279165356271_1286607629_n

425942_413279762022878_813400055_n

425995_413278828689638_1471976759_n

426261_413280388689482_1594204247_n

426879_413279348689586_1937743653_n

429220_413279498689571_1059835197_n

429559_413280078689513_1705438762_n

430095_413280572022797_717845736_n

431467_413278928689628_641414770_n

431409_413280642022790_285620429_n

3IMG-20120322-00604

5IMG-20120322-00602

14IMG-20120322-00591

15IMG-20120322-00593

16IMG-20120322-00590

17IMG-20120322-00589

18IMG-20120322-00588

19IMG-20120322-00587

20IMG-20120322-00586

21IMG-20120322-00584

22IMG-20120322-00583

Plus di bantu dengan Bos Pembangunan Rumah dan Taman Bacaan ini. Karena kehabisan modal jadi turun tangan sendiri. Hahaha

544049_421389031211951_655261355_n

551739_421389321211922_1759954717_n

560808_421337924550395_1035280741_n

Setelah pembangunan rumah, selanjutnya adalah pembangunan dari Saung Taman Bacaan. Cekidot

292146_2127474484088_1400301729_n

548334_2127473764070_1593678788_n

581168_2127475124104_1776509671_n

Dan pondasi dan Pola bentuk telah selesai di tutup dengan :

561250_2127476204131_992989837_n

524443_2127475924124_1630466992_n

525645_2127480964250_397482970_n

526168_2127472004026_845133456_n

528524_2127480684243_1115874383_n    535873_2127481204256_1624403557_n

550157_2127478084178_1004417696_n

560775_2127478924199_1733121297_n

577226_2127480444237_350486512_n

Setelah semua tahap pembangunan selesai saya akan reportasekan kegiatan yang sudah di jalankan di  Taman Bacaan dan Saung Excellent ini. Ini lah kegiatan-kegiatan itu.

Sebagaimana fungsi awal Taman Bacaan dan Saung Excellent adalah untuk tempat anak-anak membaca dan Kopdar(Kopi Darat)

149683_542031279147725_166581873_n

76597_554875664529953_750002021_n

208867_466558793372378_2059669118_n

246643_540907312593455_699084042_n

Dan kegiatan lainnya adalah memetik Buah sendiri. Pohon buah yang ada di Saung dan Taman Bacaan Excellent.

549110_430766050274249_1204626055_n

Di lanjutkan dengan peresmian Saung dan Taman Bacaan Excellent dengan sebuah pengajian bersama di Halaman Taman Bacaan.

155652_542448305772689_276108167_n

541218_542448029106050_1897832226_n

430572_542447839106069_691654376_n

546277_540601219290731_716785888_n

Gak asyik rasanya jika sudah ada kesusahan lewat pembangunan tidak di iringi dengan sebuah keceriaan. Keceriaan yang di hasilkan oleh para pekerja pembangunan. Nah untuk yang terakhir adalah sebuah keceriaan yang ada di Taman Bacaan ini. Berikut ini :

Asyiknya makan di Saung

197763_466558960039028_1866711802_n

Bermain Pingpong di halaman Taman Bacaan.

249512_544020002282186_796147831_n

Memetik buah dan sayuran yang ada di Taman Bacaan

311352_559156070768579_775746800_n

549110_430766050274249_1204626055_n

417642_501883846495802_2130830425_n

Mancing ikan di Saung dan Taman Bacaan Excellent

165993_491826510834869_1835632382_n

403856_500380066646180_1673642055_n

557568_500380096646177_2049520072_n

546991_548430071841179_681865416_n

Bercengkrama dengan saudara, sahabat, dan semua yang ada di hidup kita ini.

428833_499898823360971_960336028_n

424236_521812454502941_941726728_n

197644_466560340038890_1206364067_n

399712_540897142594472_768807827_n 

527822_10150957965718486_1231789458_n

562006_540906492593537_210611186_n

399712_540897142594472_768807827_n

Oia btw tadi kan ada kegiatan memetik buah ini ada sekilah foto buah-buahan yang ada di Taman Bacaan. Sungguh segar

532846_445025822181605_204443780_n

418310_406307166053471_466667969_n

521871_421411401209714_570639891_n

417176_413279892022865_1902315765_n

374527_559157027435150_1756860806_n

383519_427434207274100_174625253_n

534077_430761920274662_1295328330_n

Saking banyaknya jambu, sampai pohonnya harus di topang dengan bambu karena tidak kuat beban dari buahnya sendiri

386415_566159823401537_870128465_n

150138_438682379482616_622427390_n

556580_491211544229699_416883227_n

229971_466559670038957_2032524051_n

Dan sayurannya yang ada di Saung dan Taman Bacaan Excellent

375619_501040173246836_1158688376_n

419879_520823397935180_1177560724_n

431508_520823111268542_1168984930_n

 

Sekian reportase dari saya semoga Saung dan Taman Bacaan ini menjadi Bunga harapan yang akan selalu mekar dalam prosesnya.

534927_466271643390356_1443596673_n

Oia foto-foto ini hasil jepretan saya, ambil dari blog vavai dan teman-teman online saya.

Terima Kasih.

 

 

 

 

 

 

 

Catatan Qurban Idul Adha : First Taman Bacaan

Seperti yang udah di jelaskan di blog vavai.com tentang rencana Taman Bacaan Excellent yang akan melaksanakan Penyembelihan Qurban.  ini tulisan yang ada di blog vavai tentang Rencana Penyembelihan Hewan Kurban di Taman Bacaan Excellent

Dan kutipannya :

“Jika tidak ada halangan, hari Sabtu 27 Oktober 2012 rencananya ada acara penyembelihan hewan kurban di Taman Bacaan Excellent. Total ada 3 ekor kambing yang akan disembelih.

Mengapa saya memilih untuk mengadakan acara penyembelihan hewan kurban di Taman Bacaan Excellent? Mengapa tidak digabungkan di Masjid atau Mushala dilingkungan sekitar?

Pertimbangan utama saya menyelenggarakan acara penyembelihan hewan kurban di Taman Bacaan Excellent adalah karena saya ingin agar Taman Bacaan selalu ramai dikunjungi dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Oleh karenanya saya memilih lokasi Taman Bacaan sebagai preferensi tempat jika saya ingin menyelenggarakan suatu kegiatan.”

walaupun telat tapi tidak mengurangi makna dan arti.

Berikut ini adalah reportase yang saya buat atas kegiatan tersebut :

Di awali dengan pagi hari yang sejuk dan damai. karena cuti bersama pada hari sabtu itu. membuat saya lupa bahwa akan melaksanakan penyembelihan hewan qurban di Taman Bacaan yang letaknya tidak jauh dari rumah saya.

Sesuai jadwal penyembelihan akan di laksanakan pada jam 7 pagi. karena, sang penyembelihnya mempunyai jadwal yang cukup padat saat itu. tetapi karena terbawa dengan sejuknya pagi itu dan kordinasi yang kurang baik antara kakak dan keponakan saya, ada sebuah kejadian.

jam 7 kurang 15 menit seharusnya saya ataupun kakak saya harus menjemput orang yang menyembelih itu, walaupun rumahnya tidak jauh tapi haruslah di jemput. Tetapi yang terjadi kurang dari 10 menit dari jadwal tidak ada yang menjemputnya karna gak ada komunikasi yang baik.

jadinya pun saya membawa 3 ekor kambing ke Taman Bacaan untuk di sembelih karena kambingnya di simpan di rumah bukan di Taman Bacaan karena di situ gak ada yang jagain. Tetapi hal yang gak di duga adalah saat saya membawa kambing itu bersama keponakan. Saya ketemu dengan orang yang akan menyembelih. ternyata datang sendiri tanpa di jemput. tetapi tetap saja tidak enak hati. hehe

Singkatnya saya membawa kambing dan dia pun mengikuti dari belakang untuk menuju TKP Penyembelihan yang tidak jauh.

Sampai di sana dan menunggu beberapa saat. Saling silih berganti datanglah Bapak,Kakak, dan keponakan saya untuk menyembelih.

inilah reportase dan foto dari penyembelihan itu

Untuk pertama yang di sembelih di antara 3 kambing adalah warna hitam dulu. karena ada 1 hitam dan 2 putih. Kambing warna hitam yang pertama karena yang termasuk agresif sebagai seorang kambing. penyembelihan di lakukan di bantu pegangin sama kakak dan keponakan saya plus di bantu doa oleh bapak saya. seperti yang terlihat di foto atas Hehhe

saat penyembelihan dan pengambilan foto. saya mendengar suara yang asing. ternyata oh ternyata yang berbicara adalah 2 kambing di bawah ini(Khayal). yang sedang menunggu giliran.

Yang belakang bilang ke yang depan bahwa harus dia yang duluan di potong. karena badannya yang lebih besar. curang. Seperti cerita Shaun The Sheep aja. bahwa sheep yang kecil lebih pintar untuk cari alasan.

Sungguh malang nasibmu mbing. karena berhasil di bodohi oleh teman etnis bangsamu sendiri.

Saat penyembeliha yang kedua, tersiar pertanyaan yang tidak di duga oleh yang menyembelih. bukan minta air bukan karena Goloknya yang karat. tetapi di pemotongan yang selanjutnya dia ingin di foto. Hadeuh

Jadilah saya foto dengan hasilnya seperti ini

Ternyata walaupun biasa motong makhluk hidup, ternyata narsis juga ya jika ada kamera. :D

Dan yang si pintar dan hewan yang terakhir ini pun akhirnya di sembelih juga. walaupun si kambing merasa berat untuk meninggalkan dunia ini. apalagi kalau dia liat fotonya itu yang di kasih tampilan daun. makanan kesukaan dia. Hehhe

Sekian Reportase dari saya. Terima Kasih, Hatur Nuhun. Thanks You.

Pulang dan Membuat SIM pertama

Pada saat saya pulang minggu kemarin, selain untuk melepaskan kangen bersama keluarga dan kerabat. Saya juga ada niat untuk membuat dan mendapatkan SIM ( Surat Izin Mengemudi ) untuk kendaraan motor.

Karena memang walaupun saya sudah pergi jauh dengan motor tetap saja tanpa menggunakan SIM. Entah saat diperjalanan ada rasa khawatir karena tidak punya SIM dan takut ditilang juga karena takut tidak punya duit untuk membayar tilangannya karena saya mahasiswa yang lumayanlah kere dalam hal perakuntasian.

Karena saya tidak tahu tempat untuk pembuatan SIM di daerah Kabupaten Bekasi, saya minta diantar sama kakak saya yang sebulan lalu habis buat SIM. Saya juga heran karena sudah dewasa baru punya SIM. Dia bilang, buatnya setelah Shalat Jum’at aja karena memang karena hari terakhir operasional dan biasa setelah Shalat Jum’at itu sepi tidak ada pengunjung.

Keesokannya, setelah saya Shalat Jum’at saya di telepon kerumahnya. Tapi sebelum sampai rumahnya saya ngambil Helm dulu setelah di cuci dan terasa baru, wangi dan mengunggah selera untuk memakannya. Hehe

Di perjalanan yang saya bawa sendiri motornya berboncengan bersama kakak saya. Saya juga sebenarnya heran kenapa saya yang bawa. Karena memang saya belum punya SIM juga di karena tidak tau tempat juga dimana. Dia bilang, udah bawa aja nanti saya kasih tau jalannya, dan tenang aja jalannya sepi bagaikan setelah Shalat Idul Fitri.

Memang sih betul lancar jaya di perjalanannya. Gokil sekali karena diperjalanan masih ada aja buruh yang demo setelah Shalat Jum’at. Dikarenakan malas dan rasanya itu panas sekali, sekalipun ada yang mengapresiasi pasti dia juga malas karena hari operasional kerja. Setelah melewati lampu merah cibitung dan di lanjutkan ke Sekolah SMKN 2 Cikarang Barat, saya mesti mutar balik karena harus belok ke kanan, menuju ke kawasan Industri Jababeka.

Saya bingung kenapa lewat sini. Saya tanya kepada kakak ?m ternyata memang betul tempat di pembuatan SIM’a disudut Kawasan Industri.

Setelah saya kira dan sampai di tempatnya, ternyata cuma dibutuhkan 20 menit perjalanan ke tempat pembuatan SIM. Memang betul pembuatan yang baik tuh seperti sekarang, dikarenakan memang tempatnya sepi jaya cuma ada beberapa orang yang ingin membuat dan memperpanjang. Beda sekali dengan jadwal pagi hari yang biasanya penuh dan riuh tumpah seperti di pasar.

Setelah parkir, saya menuju kantornya. Tetapi sebelum itu saya harus foto copy KTP saya 2 buah untuk registrasi nanti. Dikantornya lebih sepi lagi cuma ada orang yang sedang mendaftar dan menunggu. Saya ambil formulir registrasinya, di isi dengan sesuai yang ada di KTP, setelah itu di kasih ke petugas, dan menunggu lagi untuk di panggil untuk jadwal pemotretan.

5 menit kemudian nama saya di panggil. Masuk ke dalam kantor pembuatan SIM untuk di kasih arahan untuk foto dan memastikan registrasi yang di isi sudah benar. Foto dan sudah pasti registrasi cuma 30 detik masuk sudah keluar lagi untuk menunggu SIM pertama saya.

Ternyata ini dibutuhkan 7 menit untuk menunggu, petugas keluar dan memanggil nama saya untuk di berikan SIM. Sebenarnya jika saya di pagi hari dibutuhkan kurang lebih Satu setengah Jam. Ini cuma di butuhkan kurang lebih 30 menit.

Kembali ke parkiran dan membayar uang parkirnya saya pulang ke rumah. Di perjalanan pulang ternyata orang yang demo masih ada aja. Emang ya jika ingin menuntut haknya walaupun panas dan capek tetap mereka jalani.

Cuma dibutuhkan 15 menit untuk sampai rumah, lebih cepat dari perginya. SIM pun jadi dan siap untuk ngebolang dan tenang tidak ada gangguan.

# Hati – hati jika memilih hari jum’at, memang betul sih sepi pegunjung tempatnya tapi juga sepi petugasnya untuk melayani karena angannya sudah ingin berlibur besoknya jadi males melayani. Ternyata susah memilih harinya juga. Hhehe

Keliling dalam keadaan mudik pertama

Pada hari itu saya ada jadwal kuliah yang kedua-duanya pun tidak ada dosen karna pelajaran dia baru akan di mulai minggu depan. Setelah penjelasan itu saya bingung mau ngapain lagi saya duduk-duduk bersama teman saya yang bernama Hendra yang dari Jambi itu. Saya tanya Hendra “ nanti hari sabtu mau ke Gor C-tra gak ?”.

karna pada hari sabtu itu ada sebuah acara kampus lanjutan dari yang di Sabuga. Dia berkata “ Dia akan hadir”. Saya tanya pendapat ke dia ‘ kalau gw gimana ya ?”. ya kalau saya jadi kamu mah saya udah pasti gak hadir karna buat apa di sana juga pasti akan susah dan gak ngapa-ngapain karna kamu udah gak ikut yang di Sabuga’. Mendengar perkataan dia ada benarnya juga, saya pun rencana akan pulang ke Bekasi mengambil barang yang ketinggalan dan ingin membuat SIM karna saya belum punya SIM juga, jadi bisa sekalian.

Setelah bilang begitu, saya nitip pesan aja ke dia “nanti kalau lo ikut ke Gor C-tra kasih tau saya ya kalau ada pengumuman apa aja”. Saya nitip ke dia, karna teman satu kelas !.

Saya kembali ke Kosan untuk siap-siap balik ke bekasi. Sesampainya, saya ketemu sama teman Kos namanya Teddy dia anak Unikom juga tapi dia ngambil jurusan Akuntasi Ekonomi. Dia tanya “ mau kemana koy ?”. ‘ Mau balik ke bekasi. Wah kebetulan juga soalnya saya juga mau balik ke Tasikmalaya ngambil barang yang belum dibawa. “ Emang gak ikut ke Gor C-tra?”. Kagak ah males mendingan Pulang kampung karna lumayanlah libur tiga hari dari Jum’at – Minggu. Makin mantap aja saya pulang karna ada teman yang tidak ikut ke Gor. Hehehe

Saya pulang naik Patas ke Terminal Leuwi Panjang karna dapet info bahwa harganya murah dan juga dapet keliling karna Trayeknya yang muterin Bandung, Patasnya mangkal di depan Unpad. Lumayan deket jauhlah jalan kaki dari kos.Hehehe

Naik patas ternyata emang betul mantap. Karna harganya emang murah Jauh – Dekat 2 Ribu Rupiah. Dan juga emang betul keliling Bandung. Trayeknya itu dari Dago ke Jalan Asia Afrika lewati Kantor Walikota Bandung dan melewati Kantor Kereta Api Indonesia, tapi siap macet juga karna trayeknya melewati Pasar Baru Bandung dll.. hehehe

Perjalanannya 30 Menit ke Terminal Leuwi Panjang. Sesampainya, naik Primajasa ke Bekasi, menunggu tidak terlalu lama karna penumpangnya yang lumayan banyak termasuk saya. Hehehe

Perjalanan ke Bekasi terasa santai karna jalannya siang dan di Tol Purbaleunyi pun sepi kendaraan. Santai dan woles membuat saya tidur di perjalanan mudik pertama saya. Hehehe

Satu setengah Jam perjalanan Bandung – Bekasi terasa cepat karna biasanya naik Bus Primajasa menempuh 2 Jam Perjalanan.

Di Bekasi terasa berubah karna biasanya di Bandung pakai jaket masih kedinginan ini di Bekasi pakai jaket masih kepanasan. Hehehe

Tak biasa juga. Setengah jam kembalilah di Kampung Warung Asem di rumah Tambun Bekasi.

Jam 4 Sore saya sampai di sana.

 

*-*

Bhinneka Tunggal Ika : Kelas IF5 Unikom Lanjutan

 

Saya masuk kembali, kali ini jadwal kuliahnya adalah Kalkulus di ruangan 5304. kali ini Saya tidak nyasar. Alhamdulillah ya sesuatu banget begitu !

Karena apa ?, pasti karena Saya sudah tau tempatnya juga Hehehe. Sesaat itu, Saya menunggu kira-kira 10 menit karna ada anak IF lain yang sudah masuk jadwal kuliah Kalkulus. Saat gilirannya kelas Saya, Saya sudah pasti masuk ke dalam ruangan.

Bagusnya pas saat pelajaran kalkulus ini ada dosennya, karna jadwal kuliah yang lain yang saya masuki belum pernah ada dosennya entah alasannya apa, yang pasti tidak masuk. Guru kuliah Kalkulus ini yang bernama Bu Kania. Dia memperkenalkan dirinya, saat dia memperkenalkan diri, dari perilakunya Saya bisa menebak dia orangnya santai dan keep woles gimana gitu.

Pembelajaran kalkulus saat itu yang di berikan oleh bu Kania adalah ulangan dari sekolah saat SMK/SMA yaitu : Bilangan real itu apa saja ?, entah artinya atau bagian – bagiannya. Dia memberitahu bagian Bilangan real yaitu Bilangan Prima, bilangan cacah, bilangan asli dll.

Saat pembelajaran dan sesi tanya jawab, ada seorang teman saya yang membuat Dosen bingung dengan pertanyaannya, yang menurut saya, juga bingung dan salah alamat memikirkannya.

Jadi gini saat tanya jawab tentang pembahasan Bilangan desimal merubah menjadi bilangan pecahan dengan deskripsi yang logis. Dosen bertanya dengan dia, Teman saya yang bertanya ini namanya si Safiq yang keturunan Turki itu. Dosen bertanya : “ Siapa yang bisa mendeskripsikan pertanyaan ini ?”. dia pun menjawab dengan perkataannya yang bingung “ bisa gak bu jadwal kuliah hari Sabtu pindah ke hari lain”. Sontak aja dosen bingung dan menjawab “Maksudnya apa?” ora ngerti euy. Yang gimana gak ngerti nanyanya apa eh jawabnya kemana. Hadeuh hadeuh

Panjang lebar dialog antara dia dan dosen. Berdebat tiada akhir karna Dosennya sudah bingung dan si Safiq udah pusing mau bilang apa lagi. Bu Kania inisiatif mengakhirinya dengan jawaban “Sudahlah lupakan aja. Kamu bicaranya aneh jadi saya tidak mengerti”.

Nah satu sifat lagi yang tahu dari teman saya ini adalah si Safiq kalau bicara ini aneh dan tidak nyambung, sebenarnya kadang nyambung kadang juga enggak Hehhee…

Tak terasa waktu hampir selesai. Selesai pelajaran kalkulus saat itu adalah jam 18.15 dan itu pertama kali saya pulang malam saat kuliah

NB : Saat saya menulis ini saya sedang nonton Topeng Betawi dan melihat pengobatan tradisional sakit gigi untuk menarik ulat dari dalam gigi, pasiennya adalah saudara saya.