Archive for the Category »hobi «

Mengisi Kekosongan : Gudang Buku

Waktu itu hujan rintik menyelimuti Kota Bandung pagi hari. Ketika air hujan perlahan-lahan tidak mau pergi dari sini. Ku awali pagi itu dengan hawa males karena situasi dan kondisinya yang tidak mendukung untuk beraktifitas. Untungnya saat itu jadwal kuliah sedang libur jadi bisa santai-santai di Rumah Sementara yang di buat nan megah walaupun ukuran kamar sebenarnya kecil. :D

Pagi itu hawa dingin masih menyelimuti seluruh Kota Bandung. Masih belum beranjak dari selimut nan lembut yang masih nempel di sekujur tubuhku. Ku paksakan untuk bangkit mengambil handuk dan peralatan mandi. Seketika di ambil. Hawa malas dalam diriku saat pagi itu masih menyelimuti.

Seketika air yang dingin menyentuh kulitku yang sangat berat dan bersedih ketika di siram karena dinginnya pagi itu. Tetapi yang kurasakan saat sudah mandi adalah kesegaran yang tiada tara. Yang awalnya ketika itu malas untuk beranjak menjadi segar dan bugar kembali setelah mandi.

Di awali dengan rutinitas pagi-pagi yaitu online dan cek notif jejaring sosial tidak ada yang asyik saat itu. Isinya semua cuma stat dan tweet tentang dingin, Hujan, dan malas. Bosen yang kurasa waktu online ingin melakukan hal yang lain. Ku cari sesuatu hal yang dapat membangkitkan semangatku lagi. Dari yang download film terbaru sampai main games. Tetap aja yang kurasakan adalah hal kebosanan karena sudah terlalu sering rutinitas itu yang dilakukan.

Teringat kembali saat dirumah sering mengisi kekosongan dan kebosanan dengan cara pergi ke Toko Buku. Memang hal yang ini belum saya lakukan kembali saat coba hidup mandiri di Kota Kembang. Bersiap-siap diri untuk ke Toko Buku yang jaraknya tidak lumayan jauh dari tempat saya. Sebelum berangkat browsing-browsing dulu buku yang akan di cari sudah keluar apa belum. Setelah pasti barulah lets go. Kebetulan hujan juga sudah berhenti jadi bisa berangkat ke Toko Buku mengendarai Si Vega R Biru andalanku.

Di perjalanan yang kurang lebih 15 menit dari tempat saya terasa menyenangkan. Karena hawanya yang sejuk sehabis hujan. Jadi tidak tahu bahwa itu udah siang dan hawanya masih kaya pagi hari. Hemb

Setibanya di Toko Buku Gramedia yang berada di pusat Mall Bandung BIP (Bandung Indah Plaza dan BEC (Bandung Electronic Center). Ku parkir si andalan biru di bawah tempat parkir yang ada langit-langitnya karena takut nanti kehujanan kotor dah. Hehehe

Berangkat menuju Toko Buku yang katanya sebagai Toko Buku Gramedia terlengkap dan Terbesar di Indonesia. Sempat bingung karena ada banyak lantai. Di tiap lantai yang genrenya berbeda. Dari lantai 1 yang isinya tentang Agama semua sampai lantai atas yang isinya komik semua. Tentu saja saya langsung berangkat ke lantai yang paling atas. Karena memang tadi sempat browsing tentang Komik Detektif Conan Volume yang terbaru.

Sesampainya di lantai atas dan mencari tempat dimananya di taruh Komik Detektif Conan. Berbaur dengan komik Naruto dan One Piece tidak mengacaukan mata saya yang langsung mengambil volume terbaru yang sudah keluar. Tujuan utama sudah di tangan. Selanjutnya adalah keliling mencari buku-buku yang lain untuk di jadikan koleksi baca selama di sini.

Ternyata betul saja emang betul di sebut Toko Buku terbesar di Indonesia. Buku yang selama ini saya cari susah-susah di Toko Buku Gramedia Bekasi. Dengan mudah saya dapatkan di sini. Yaitu : Detektif Conan Volume 35 biar jadi koleksi yang lengkap. Karena cuma yang Volume 35 yang saya tidak punya waktu itu. Tetapi sekarang sudah lengkap.

Keliling ke tempat lainnya semakin saya ingin membeli semuanya juga. Karena apa pun buku yang saya inginkan waktu itu ada di sini. Tetapi karena sadar isi dompet tidak mencukupi waktu itu. Hanya cukup untuk beli Conan terbaru dan Volume 35. Saya gunakan cara ketika saya masih sekolah. Dengan membaca buku di situ langsung. Dan mencari buku yang sampulnya sudah terbuka. Jadi bisa irit uang dan lainnya. Kalau yang sampulnya belum dibuka semuanya. Pake cara yang lebih nekat lagi. Yaitu ambil buku yang ingin dibaca, lihat kanan kiri apakah ada petugas atau tidak, jika sudah aman sobek sampulnya dengan cepat dan taruh plastiknya di dalam kantong. Begitulah trik nekat saya saat keadaan tiris dan penasaran. Hehehe. (Jangan Coba-Coba untuk di ikuti). :)

Enaknya lagi kalau di TB sini disediakan bangku untuk area membaca. Jadi tidak mesti lesehan dan kena marah oleh petugas. Saat kita sedang asyik-asyiknya membaca gratis. Well itu tidaklah bagus.

Tetapi saat asyiknya sedang membaca buku. Ada yang berhasil mengalihkan pandangan saya. Cewek Cantik sepantaran saya yang sedang melihat-lihat buku di tempat saya. Seketika saja saat itu langsung lupa seketika karena melihat parasnya. Saya pandangi terus, si cewek itu sedang asyik mencari buku. Buku yang dia cari adalah tentang novel. Bukan karena saya menebak dan tahu lewat telepati. tetapi di rak buku yang dia cari ada bacaan genrenya. :D

Dia sudah memegang dua buku di tangannya. Benar-benar cewek idaman saya selain cantik dan smart tetapi juga suka baca. Hemb. Bolehlah nih.

Selama 15 menit saya mengamati gerak gerik dia. Seperti Detektif Conan sedang mengawasi tersangka pembunuhan. Dengan diam-diam dan menghilangkan aura keberadaan saya waktu itu. Semakin lama semakin pasti saya beranikan untuk mengenal tersangka incaran saya ini. Dengan gerakan pasti dan komat-kamit baca doa keberanian diri saya mencoba berkenalan dengannya.

Satu langkah dua langkah saya samperin tersangka yang masih asyik mencari buku. Dengan hati bergetar hebat dan komat-kamit. Eh tetapi langkah saya terhenti di langkah yang ke 6. Bukan karena tiba-tiba saya menjadi takut dan urungkan niat. Tetapi si tersangka inceran saya waktu itu untuk di ajak berkenalan ternyata udah punya kambing. Sialan. :-)

Langsung saja saya ke kasir untuk membayar dua buah buku dan langsung Ciau kembali pulang.

Sekian dulu ya.

***********************************************************************************************************************

 

 

 

 

 

 

 

 

Dongengku : Sersan Nematma

Akhirnya cita-cita masa kecil saya menjadi kenyataan yaitu membuat dongeng buatan saya sendiri. Dulu waktu saya kecil saya suka baca dongeng-dongeng yang membuat saya punya impian untuk membuat dongen sendiri, buatan saya sendiri, ide cerita dari saya sendiri. Karena ini yang pertama kali. Pembuatan dongeng ini pun butuh waktu bagi saya. Karena mau kasih nama tokoh utamanya siapa, ide cerita dongen saya gimana. Yang pasti Alhamdulillah hari ini impian itu menjadi kenyataan.

Ssaya kasih tokoh utama bernama Sersan Nematma. Nama yang saya buat sendiri. Hehehehe.

Langsung aja ya ini dongeng buatan saya.

“Sersan Nematma”

Sersan Nematma adalah seorang petualang gagah berani yang melawan penindasan yang terjadi di hidup ini. Dia adalah pemimpin bagi semua kaum penghuni bawah tanah. Dengan armada dan prajurit yang dimilikinya dan juga senjata racun dan badan lunaknya. Dia dengan berani dan tegasnya melawan penindasan yang telah dilakukan oleh para penghuni kaum atas.

Penghuni kaum atas yang dipimpin oleh Komandan Burying yang telah membuat peraturan kejam yang mau tak mau harus dijalankan oleh kaum atas dan dengan peraturannya itu telah membuat penghuni bawah tanah menjadi semrawut.

Yang telah melakukan pencemaran dan membuat penghuni dunia bawah menjadi sengsara dan hancur. Dikarenakan, ulah oleh para penghuni kaum atas. Dengan perilaku dan kegiatan sembarangan yang telah dilakukan oleh para penghuni kaum atas. Membuat struktur kehidupan dunia bawah menjadi kacau.

Sersan Nematma yang melihat kejadian itu tidak tinggal diam saja dan mengajak para pasukannya untuk bergerak melawan penghuni kaum atas dan melawan pemimpinnya.

Dengan pasukan armada yang terdiri dari semua kaum bawah tanah. Sersan Nematma melancarkan agresi revolusi untuk menumbangkan pemimpin kaum atas.

Saat bulan purnama tiba. Semua pasukan dan armada prajurit bawah tanah mengendap-ngendap untuk masuk ke kediaman pemimpin kaum atas. Di kediaman pemimpin kaum atas yang di jaga ketat oleh para penjaga dan bodyguard terbaik.

Sersan Nematma dan pasukannya berjalan dengan hati-hati. Dengan strategi dan instruksi yang di buat oleh Sersan Nematma. Dengan mudah satu persatu para penjaga dan bodyguard terbaik milik Komandan Burying dapat dikalahkan.

Para pasukan Sersan Nematma yang sudah bergembira karena berhasil menjatuhkan semua lawan dan tinggal melawan Komandan Burying. Menuju ke tempat Komandan Burying. Sersan Nematma yang bersiap untuk menangkap Komandan Burying tidak dapat dilakukkan.

Karena, dengan sigap dan refleks yang luar biasa Komandan Burying dapat melepaskan diri dari Sersan Nematma. Dengan perintah dan aba-aba yang di lakukkan oleh Komandan Burying.

Suatu hal yang tidak terduga terjadi. Para penjaga dan bodyguard milik Komandan Burying muncul secara tidak terduga di tempat Sersan Nematma dan Komandan Burying berada. Dengan keadaan yang seperti itu semua pasukan Sersan Nematma pun menjadi terkepung dan menyerah dengan mudah di hadapan pasukan Komandan Burying.

Melihat semua pasukannya di tangkap. Sersan Nematma pun menjadi pasrah dengan keadaannya yang terdesak seperti itu. Tetapi, mengingat apa yang telah terjadi dengan para kaum bawah tanah. Sersan Nematma pun mengajak berunding.

Sersan Nematma ingin mengajak Komandan Burying untuk bertarung satu lawan satu. Perjanjian perundingannya jika Sersan Nematma kalah maka bunuhlah dia dan bebaskan para pasukanku. Tetapi jika Sersan Nematma menang maka ubahlah peraturan yang membuat para penghuni bawah tanah sengsara.

Komandan Burying dengan cepat menjawab dapat menyetujui perjanjian itu. Dikarenakan sangat yakin dapat mengalahkan Sersan Nematma dengan senjata dan kemampuannya yang hebat.

Pertarungan antara Sersan Nematma dan Komandan Burying pun terjadi. Dengan senjata dan kemampuan yang di atas rata-rata pertarungan keduanya pun menjadi sengit dan sulit untuk ditebak siapa yang akan menang.

Sersan Nematma tersudut oleh kemampuan Komandan Burying yang luar biasa. Dengan keadaan yang seperti itu pun sudah ditebak bahwa Sersan Nematma akan kalah. Tetapi, saat Sersan Nematma melihat ke arah pasukannya yang pasrah kaumnya yang sengsara. Sersan Nematma pun menjadi bangkit kembali dan bertarung sengit kembali.

Akibat kebangkitan Sersan Nematma yang tiba-tiba seperti itu. Membuat pertahanan Komandan Burying menjadi kacau. Kesempatan itu pun di maksimalkan Sersan Nematma untuk memojokkan Komandan Burying.

Dengan satu gerakan lincah karena tubuhnya yang lunak Sersan Nematma berhasil menjatuhkan Komandan Burying dan memenangkan pertarungan itu. Semua pasukan Sersan Nematma pun menjadi riuh bergembira.

Tetapi Komandan Burying yang tidak terima kekalahan itu mencoba untuk membunuh Sersan Nematma. Dengan sigap Sersan Nematma mengelak serangan itu. Dan membalas serangan Komandan Burying dengan Racun yang dimilikinya itu. Racun itupun mengenai Komandan Burying. Akibat pengaruh racun dari Sersan Nematma yang mengerikan. Komandan Burying pun mati.

Dengan kematian Komandan Burying para Penghuni Kaum bawah pun menjadi riuh gembira. Dan para penghuni Kaum Atas menjadi terbebas dari belenggu peraturan kejam yang di buat oleh Komandan Burying.

Kesepakatan terjadi antara Sersan Nematma dan Wakil Komandan Gubo yang menjadi pemimpin Kaum Atas menggantikan Komandan Burying.

Wakil Komandan Pahermatus berjanji bahwa akan menghapus peraturan kaum Atas yang merugikan kaum bawah. Sersan Nematma pun menerima kesepakatan itu.

Akibat peraturan baru yang di buat Wakil Komandan Gubi. Para kaum bawah pun dapat menikmati Kesejahteraan dan kembali melakukan kegiatan dengan tentram.

Dengan Sersan Nematma pemimpin kaum bawah dan Wakil Komandan pemimpin kaum atas kehidupan para penghuni kaum bawah dan penghuni kaum atas pun menjadi selaras dan akrab.

By Akoy

 

Ya seperti itulah buatan saya. Gak tau bagus apa enggak. Jelek atau Amburadul. Gak tau di sebut dongeng ataupun cerita khayalan. yang pasti ini buatan saya sendiri. Khayalan saya sendiri :D

Oia nanti gambar tokohnya Insya Allah saya buat. Yang pastinya dengan khayalan saya sendiri. di tunggu aja ya !!

Reportase : Taman Bacaan Excellent dari Dulu hingga Sekarang

Taman Bacaan Excellent sudah berfungsi sebagaimana mestinya dari yang awalnya cuma sebuah niat hingga berjalan seperti sekarang. Di post yang kali ini saya akan mencoba membuat reportase awal pembangunan hingga sampai sekarang. berupa foto-foto nostalgia dari yang dulunya berbentuk rawa-rawa hingga berbentuk bangunan. Di reportase ini saya akan buat 3 bagian reportase yaitu : Pembangunan, Kegiatan, dan Keceriaan.

Dari awal kegiatan pembangunan sampai perjalanan suatu kegiatan step by step saya reportase lewat foto-foto ini.

Saya awali dengan foto dari awalnya kegiatan pembangunan sebuah rumah dan taman bacaan di lanjutkan dengan foto pembangunan Saung Taman Bacaan.

400456_347541068596748_1599469589_n

Ini foto awal dari sebuah tempat yang akan di jadikan Taman Bacaan. masih berbentuk rawa-rawa dan tanahnya masih sangat lembek karena tanah rawa.

405359_347544321929756_1157796109_n

Di lanjutkan dengan foto-foto Pengurukan tanah untuk memadatkan dan tidak jeblos lagi kalau di injak.

379876_351032128247642_1509726656_n

403654_351037508247104_609745110_n

406049_351035618247293_698959438_n

386430_351038371580351_216941919_n

Kecapean nguruk tanah cukup istirahat di bawah Pohon Jambu Sambil Minum Kelapa Muda. Terlihat Di foto-foto yang atas Gak tau Mana yang bos Proyek mana yang pekerja karena sama semuanya. Hehehehe

Setelah tanah padat di lanjutkan dengan Pembangunan Rumah dan Taman Bacaan. di awali dengan penempatan Bahan Bangunan

398587_384502981567223_1873749608_n

424182_384503008233887_1850578585_n

429433_384502571567264_616816844_n

398587_384502981567223_1873749608_n

402460_384502898233898_1324422361_n

429063_384502931567228_1926491644_n

Setelah bahan Bangunan sudah lengkap saatnya mulai untuk pembangunan awalnya.

417263_413278995356288_495633456_n

64960_406307452720109_965410099_n

Di awali dengan Pembuatan Batas samping Pembangunan.

402726_384502848233903_1971562551_n

418030_413279678689553_344366300_n

418499_413279838689537_2146470939_n

419856_413280325356155_483601833_n

421270_413280255356162_441847826_n

421331_413279555356232_1571699443_n

421721_413279268689594_1814963146_n

421838_413280192022835_2067276017_n

424418_413279165356271_1286607629_n

425942_413279762022878_813400055_n

425995_413278828689638_1471976759_n

426261_413280388689482_1594204247_n

426879_413279348689586_1937743653_n

429220_413279498689571_1059835197_n

429559_413280078689513_1705438762_n

430095_413280572022797_717845736_n

431467_413278928689628_641414770_n

431409_413280642022790_285620429_n

3IMG-20120322-00604

5IMG-20120322-00602

14IMG-20120322-00591

15IMG-20120322-00593

16IMG-20120322-00590

17IMG-20120322-00589

18IMG-20120322-00588

19IMG-20120322-00587

20IMG-20120322-00586

21IMG-20120322-00584

22IMG-20120322-00583

Plus di bantu dengan Bos Pembangunan Rumah dan Taman Bacaan ini. Karena kehabisan modal jadi turun tangan sendiri. Hahaha

544049_421389031211951_655261355_n

551739_421389321211922_1759954717_n

560808_421337924550395_1035280741_n

Setelah pembangunan rumah, selanjutnya adalah pembangunan dari Saung Taman Bacaan. Cekidot

292146_2127474484088_1400301729_n

548334_2127473764070_1593678788_n

581168_2127475124104_1776509671_n

Dan pondasi dan Pola bentuk telah selesai di tutup dengan :

561250_2127476204131_992989837_n

524443_2127475924124_1630466992_n

525645_2127480964250_397482970_n

526168_2127472004026_845133456_n

528524_2127480684243_1115874383_n    535873_2127481204256_1624403557_n

550157_2127478084178_1004417696_n

560775_2127478924199_1733121297_n

577226_2127480444237_350486512_n

Setelah semua tahap pembangunan selesai saya akan reportasekan kegiatan yang sudah di jalankan di  Taman Bacaan dan Saung Excellent ini. Ini lah kegiatan-kegiatan itu.

Sebagaimana fungsi awal Taman Bacaan dan Saung Excellent adalah untuk tempat anak-anak membaca dan Kopdar(Kopi Darat)

149683_542031279147725_166581873_n

76597_554875664529953_750002021_n

208867_466558793372378_2059669118_n

246643_540907312593455_699084042_n

Dan kegiatan lainnya adalah memetik Buah sendiri. Pohon buah yang ada di Saung dan Taman Bacaan Excellent.

549110_430766050274249_1204626055_n

Di lanjutkan dengan peresmian Saung dan Taman Bacaan Excellent dengan sebuah pengajian bersama di Halaman Taman Bacaan.

155652_542448305772689_276108167_n

541218_542448029106050_1897832226_n

430572_542447839106069_691654376_n

546277_540601219290731_716785888_n

Gak asyik rasanya jika sudah ada kesusahan lewat pembangunan tidak di iringi dengan sebuah keceriaan. Keceriaan yang di hasilkan oleh para pekerja pembangunan. Nah untuk yang terakhir adalah sebuah keceriaan yang ada di Taman Bacaan ini. Berikut ini :

Asyiknya makan di Saung

197763_466558960039028_1866711802_n

Bermain Pingpong di halaman Taman Bacaan.

249512_544020002282186_796147831_n

Memetik buah dan sayuran yang ada di Taman Bacaan

311352_559156070768579_775746800_n

549110_430766050274249_1204626055_n

417642_501883846495802_2130830425_n

Mancing ikan di Saung dan Taman Bacaan Excellent

165993_491826510834869_1835632382_n

403856_500380066646180_1673642055_n

557568_500380096646177_2049520072_n

546991_548430071841179_681865416_n

Bercengkrama dengan saudara, sahabat, dan semua yang ada di hidup kita ini.

428833_499898823360971_960336028_n

424236_521812454502941_941726728_n

197644_466560340038890_1206364067_n

399712_540897142594472_768807827_n 

527822_10150957965718486_1231789458_n

562006_540906492593537_210611186_n

399712_540897142594472_768807827_n

Oia btw tadi kan ada kegiatan memetik buah ini ada sekilah foto buah-buahan yang ada di Taman Bacaan. Sungguh segar

532846_445025822181605_204443780_n

418310_406307166053471_466667969_n

521871_421411401209714_570639891_n

417176_413279892022865_1902315765_n

374527_559157027435150_1756860806_n

383519_427434207274100_174625253_n

534077_430761920274662_1295328330_n

Saking banyaknya jambu, sampai pohonnya harus di topang dengan bambu karena tidak kuat beban dari buahnya sendiri

386415_566159823401537_870128465_n

150138_438682379482616_622427390_n

556580_491211544229699_416883227_n

229971_466559670038957_2032524051_n

Dan sayurannya yang ada di Saung dan Taman Bacaan Excellent

375619_501040173246836_1158688376_n

419879_520823397935180_1177560724_n

431508_520823111268542_1168984930_n

 

Sekian reportase dari saya semoga Saung dan Taman Bacaan ini menjadi Bunga harapan yang akan selalu mekar dalam prosesnya.

534927_466271643390356_1443596673_n

Oia foto-foto ini hasil jepretan saya, ambil dari blog vavai dan teman-teman online saya.

Terima Kasih.

 

 

 

 

 

 

 

My Life, My Photo, And My First with Kamera W

Ini adalah waktu pertama kali membandingkan kamera teman saya dengan punya saya. waktu itu lagi nunggu jadwal untuk masuk perkuliahan, ya karena kita orangnya malu-malu jadi foto hp antar hp. versus gitulah Hehehe

Wah wah, ini sih bukan narsis lagi. ketiga keponakan saya yang dari kiri Ronald,Lala, dan si bungsu Marhadi ini gak takut di foto karena backgroundnya yang makam. Foto ini di ambil yang kedua kalinya saat saya pulang ke My Home Tambun. ketika ziarah ke makam Kakak, Keponakan, dan Keluarga. bersama dengan My Mother or Enyak, My Young Brother or Dewi, Kakak saya Cing Evi, and Keponakan saya kakak dari Ronald, Teteh Dede. sayangnya gak foto bersama yang lain. dan cukup bagus juga karena biasanya si Marhadi ini kalau di foto gak pernah mau. apalagi saat di suruh pake peci. karna saya yang foto makanya dia mau.:D

Ikan-ikan jaer yang tapi kalau di liat aslinya seperti bukan jaer tapi ikan Hias Mas. Kolam ikan ini saya ambil saat berada di Taman Bacaan Excellent. dulu waktu di tebar masih picik-picik tap saat saya pulang kembali udah gede-gede. pertumbuhan yang pesat. Hehe. Kalau saat makan ini pasti di bilang sombong, kenapa sombong karena Ikan Hias aja di makan. Hadeuh

Apalagi ada satu yang gede banget. di samping pohon mangga. coba tebak hayo yang mana !!.. Tinggal di saring or di pancing dengan keberuntungan untuk mendapatkannya.

dari kiri Cing Evi kakak saya, My Mother or Enyak, My Young Brother(Baca brother = sister) biar dramatis = Dewi, and yang pojok My Father or Baba bahasa gaulnya. Kekeluargaan yang bisa ngumpul. tidur pun bareng-bareng seperti itu.

#Hargailah setiap detik dan jangan lewatkan saat kau bersama orang yang berharga dalam hidupmu. hargai waktu dan hargai selalu mereka (y)

 

Gak asyik rasanya jika tidak kenal siapa itu Fotografernya.. Jeng jeng inilah dia

Ini saat saya di kamar kostan mencoba My First with Kamera W. gak tau kenapa bisa narsis seperti itu. jadi gak enak hati.

Ini saat saya berada di ITB untuk mengikuti Gathering Linux and yang pastinya ngeceng di kampus orang. Lumayanlah lumayan

Sekian dulu ya nanti lanjut lagi. Okray

 

Olahraga pagi di Monumen Bandung

Ketika hari – hari biasa, dari hari senin sampai dengan sabtu di sibukkan dengan kegiatan perkuliahan dan main futsal antar teman kelas. Yang tidak lupa untuk di lakukan selain kegiatan tersebut adalah menjaga kondisi badan selama jauh dari orang tua dan keluarga, dengan berolahraga. Semua selalu berpesan jagalah kesehatan jika jauh dari kerabat. Karena biasanya seseorang yang jauh itu pasti akan mudah terserang penyakit.

Nasehat dan pembicaraan itu saya cerna dengan sangat cermat. Dan memasukkanya ke jadwal kegiatan ketika sedang weekend atau libur dari kampus. Karena perkuliahan reguler yang saya ambil liburnya hanya pada jum’at saja. Jadi cuma jum’at dan minggu saya bisa lepas dari hingar bingar. Biasanya Jum’at itu terasa hambar untuk melakukan kegiatan apalagi berolahraga.

Karena image yang di ajarkan pada hari jum’at adalah untuk beribadah kepada yang maha kuasa. Dan selalu bawaannya kalau jum’at itu males beraktifitas, meskipun beraktifitas tapi setengah – setengah kemauan. Sedangkan minggu biasanya selalu ada teman untuk berangkat bersama. Dan siangnya bisa santai di kamar. Jadi saya jadwalkan setiap minggu untuk berolahraga. Biasanya kawula muda mengisinya dengan hangout, tapi itu tidak saya lakukan. Kenapa tidak diisi dengan hangout keluar?.

Bandung saat weekend adalah kebencian(baca neraka) bagi warga asli. Kemana-mana walaupun dekat jaraknya pasti macet. Begitu banyak dan bejibunnya kendaraan dari luar Bandung. Seperti yang sering terlihat di jalanan yang menuju pegunungan seperti lembang dan tempat wisata lainnya adalah kendaraan dari Jabodetabek. Walaupun saya bukan warga asli bandung. Tapi merasakanlah sedikit.

Sungguh ironi karena penduduk asli tidak bisa menikmati anugerah yang diberikan. Alam yang indah, ketika weekend hanya di nikmati oleh orang luar. Sedangkan warga aslinya hanya bisa terdiam di rumah males keluar. Pasti ada yang berpendapat bahwa surga bagi penikmat dan neraka bagi penghuni ketika weekend. Mungkin.

Eniwei, setelah di jadwalkan minggunya untuk berolahraga. Yang terjadi adalah saya bangun kesiangan dan malas beranjak keluar. Suasana yang mendukung membuat tidur lelap lagi. Jam 8 bangun, karena mendengar bising tetangga yang sedang kerja bakti. Mendengar itu saya turun untuk gabung. Hentakkan kaki saya saat menuruni tangga. Langsung di panggil untuk berolahraga sama A Hendra dan lainnya. Terkadang ajakan seseorang dapat membangkitkan kembali perasaan yang sudah hilang untuk melakukan suatu kegiatan.

Naik ke atas kembali untuk siap – siap. Pas turun sudah di tunggu anak – anak yang lain, semua sudah siap. Hari itu berangkat bersama-sama 7 orang. Saya, Teddy, Anggi, Temennya Anggi, Sam, Zaki dan A Hendra. Tapi nyusut menjadi 6 orang karena A Hendra membawa kendaraannya. Sebetulnya waktu itu bukan jam yang tepat untuk berolahraga karena terlampau siang. Tapi karena bisikan berangkat ke Lapangan Gasibu yang katanya ramai sama cewek dan orang. Saya pun terhasut. Hehehe

Jalan kaki menuju Gasibu ternyata capek. Karena mesti naik anak tangga lewat perumahan dan sambil membawa bola. Sesampainya di depan Unpad karena saya dan anak – anak sudah kecapean. Jadi berubah rencana, olahraga di Monumen aja yang berada di depan Universitas Padjajaran.

Gokilnya bola yang saya bawa waktu itu. Tidak boleh ikut masuk dan di ambil oleh satpam di daerah situ. Huft. Udah siap – siap mau jogging. Anggi usul untuk jalan santai aja. Heh padahal itu modus karena dia ingin memperhatikan cewek – cewek yang lagi pada ngumpul di pelataran monumen.

Betul saja si Anggi sama temennya Anggi pas liat cewek yang kata si Anggi mah Asoy ajelolelah. Langsung nantangin untuk di godain, dan di deketin untuk nyari pacar temennya Anggi ini. Dia nunjuk satu persatu ke anak – anak menggelengkan kepala. Saya pun juga menggelengkan kepala saya. Karena saya tidak mau di tindas selanjutnya. Anak – anak nantang ke Anggi untuk deketin tuh cewek. Tanpa menjawab dia langsung ngeloyor aja ke si cewek. Di temenin sama temennya. Gokil, di buat nunggu sambil liat – liat dia ngajak ngobrol.

Pas udah selesai, dia lambaikan tangan. Bener aja pas ngumpul kembali sama anak – anak. Dengan bangga dia nunjukkin nomer Hp tuh cewek. Gila aja nih bocah, gokil dan nekat kalau masalah godain cewek. Langsung aja pas dia berhasil gitu. Bilang ke anak – anak. Kalau ada yang mau deketin cewek dan malu – malu, panggil dia aja. Ketawa garing gak ya ??..hehehe
pas bilang gitu dia ngeloyor bersam temennya untuk kembali sama si cewek. Katanya ingin olahraga bareng. Walah modus lagi itumah.

Karena cuma berempat tinggal saya, Teddy, Zaki dan si Sam. Keluar ke area luar monumen untuk main bola aja berempat dan tidak lupa untuk ngambil bolanya yang di ambil sama Satpam. Nuhun pam.

Ambil posisi karena cuma berempat jadi dibagi dua tim untuk dua orang. Saya bersama Teddy dan Zaki bersama Sam. Walaupun sepi begitu terasa menyenangkan bagi saya. Kalau di film – film mah. Nanti di ambil scene Anggi dan Temennya sedang senang dengan cewek. Saya, Teddy , Zaki dan Sam asyik bermain bola dan scene terakhir adalah mencari A Hendra yang tak kunjung muncul. Mungkin dia juga sedang senang dengan ceweknya.
Olahraga pertama lancar. Walaupun kacau dari jadwal yang ingin berolahraga malah di warnai dengan kegiatan yang tak terduga.

Dimanapun diriku menatap dan memangdang. di situlah aku ingin bilang Hello World and Good Morning. Ohio. Ku gapai mimpiku di tempat ini.
Good Luck