Archive for the Category »Hobi «

Mengisi Kekosongan : Gudang Buku

Waktu itu hujan rintik menyelimuti Kota Bandung pagi hari. Ketika air hujan perlahan-lahan tidak mau pergi dari sini. Ku awali pagi itu dengan hawa males karena situasi dan kondisinya yang tidak mendukung untuk beraktifitas. Untungnya saat itu jadwal kuliah sedang libur jadi bisa santai-santai di Rumah Sementara yang di buat nan megah walaupun ukuran kamar sebenarnya kecil. :D

Pagi itu hawa dingin masih menyelimuti seluruh Kota Bandung. Masih belum beranjak dari selimut nan lembut yang masih nempel di sekujur tubuhku. Ku paksakan untuk bangkit mengambil handuk dan peralatan mandi. Seketika di ambil. Hawa malas dalam diriku saat pagi itu masih menyelimuti.

Seketika air yang dingin menyentuh kulitku yang sangat berat dan bersedih ketika di siram karena dinginnya pagi itu. Tetapi yang kurasakan saat sudah mandi adalah kesegaran yang tiada tara. Yang awalnya ketika itu malas untuk beranjak menjadi segar dan bugar kembali setelah mandi.

Di awali dengan rutinitas pagi-pagi yaitu online dan cek notif jejaring sosial tidak ada yang asyik saat itu. Isinya semua cuma stat dan tweet tentang dingin, Hujan, dan malas. Bosen yang kurasa waktu online ingin melakukan hal yang lain. Ku cari sesuatu hal yang dapat membangkitkan semangatku lagi. Dari yang download film terbaru sampai main games. Tetap aja yang kurasakan adalah hal kebosanan karena sudah terlalu sering rutinitas itu yang dilakukan.

Teringat kembali saat dirumah sering mengisi kekosongan dan kebosanan dengan cara pergi ke Toko Buku. Memang hal yang ini belum saya lakukan kembali saat coba hidup mandiri di Kota Kembang. Bersiap-siap diri untuk ke Toko Buku yang jaraknya tidak lumayan jauh dari tempat saya. Sebelum berangkat browsing-browsing dulu buku yang akan di cari sudah keluar apa belum. Setelah pasti barulah lets go. Kebetulan hujan juga sudah berhenti jadi bisa berangkat ke Toko Buku mengendarai Si Vega R Biru andalanku.

Di perjalanan yang kurang lebih 15 menit dari tempat saya terasa menyenangkan. Karena hawanya yang sejuk sehabis hujan. Jadi tidak tahu bahwa itu udah siang dan hawanya masih kaya pagi hari. Hemb

Setibanya di Toko Buku Gramedia yang berada di pusat Mall Bandung BIP (Bandung Indah Plaza dan BEC (Bandung Electronic Center). Ku parkir si andalan biru di bawah tempat parkir yang ada langit-langitnya karena takut nanti kehujanan kotor dah. Hehehe

Berangkat menuju Toko Buku yang katanya sebagai Toko Buku Gramedia terlengkap dan Terbesar di Indonesia. Sempat bingung karena ada banyak lantai. Di tiap lantai yang genrenya berbeda. Dari lantai 1 yang isinya tentang Agama semua sampai lantai atas yang isinya komik semua. Tentu saja saya langsung berangkat ke lantai yang paling atas. Karena memang tadi sempat browsing tentang Komik Detektif Conan Volume yang terbaru.

Sesampainya di lantai atas dan mencari tempat dimananya di taruh Komik Detektif Conan. Berbaur dengan komik Naruto dan One Piece tidak mengacaukan mata saya yang langsung mengambil volume terbaru yang sudah keluar. Tujuan utama sudah di tangan. Selanjutnya adalah keliling mencari buku-buku yang lain untuk di jadikan koleksi baca selama di sini.

Ternyata betul saja emang betul di sebut Toko Buku terbesar di Indonesia. Buku yang selama ini saya cari susah-susah di Toko Buku Gramedia Bekasi. Dengan mudah saya dapatkan di sini. Yaitu : Detektif Conan Volume 35 biar jadi koleksi yang lengkap. Karena cuma yang Volume 35 yang saya tidak punya waktu itu. Tetapi sekarang sudah lengkap.

Keliling ke tempat lainnya semakin saya ingin membeli semuanya juga. Karena apa pun buku yang saya inginkan waktu itu ada di sini. Tetapi karena sadar isi dompet tidak mencukupi waktu itu. Hanya cukup untuk beli Conan terbaru dan Volume 35. Saya gunakan cara ketika saya masih sekolah. Dengan membaca buku di situ langsung. Dan mencari buku yang sampulnya sudah terbuka. Jadi bisa irit uang dan lainnya. Kalau yang sampulnya belum dibuka semuanya. Pake cara yang lebih nekat lagi. Yaitu ambil buku yang ingin dibaca, lihat kanan kiri apakah ada petugas atau tidak, jika sudah aman sobek sampulnya dengan cepat dan taruh plastiknya di dalam kantong. Begitulah trik nekat saya saat keadaan tiris dan penasaran. Hehehe. (Jangan Coba-Coba untuk di ikuti). :)

Enaknya lagi kalau di TB sini disediakan bangku untuk area membaca. Jadi tidak mesti lesehan dan kena marah oleh petugas. Saat kita sedang asyik-asyiknya membaca gratis. Well itu tidaklah bagus.

Tetapi saat asyiknya sedang membaca buku. Ada yang berhasil mengalihkan pandangan saya. Cewek Cantik sepantaran saya yang sedang melihat-lihat buku di tempat saya. Seketika saja saat itu langsung lupa seketika karena melihat parasnya. Saya pandangi terus, si cewek itu sedang asyik mencari buku. Buku yang dia cari adalah tentang novel. Bukan karena saya menebak dan tahu lewat telepati. tetapi di rak buku yang dia cari ada bacaan genrenya. :D

Dia sudah memegang dua buku di tangannya. Benar-benar cewek idaman saya selain cantik dan smart tetapi juga suka baca. Hemb. Bolehlah nih.

Selama 15 menit saya mengamati gerak gerik dia. Seperti Detektif Conan sedang mengawasi tersangka pembunuhan. Dengan diam-diam dan menghilangkan aura keberadaan saya waktu itu. Semakin lama semakin pasti saya beranikan untuk mengenal tersangka incaran saya ini. Dengan gerakan pasti dan komat-kamit baca doa keberanian diri saya mencoba berkenalan dengannya.

Satu langkah dua langkah saya samperin tersangka yang masih asyik mencari buku. Dengan hati bergetar hebat dan komat-kamit. Eh tetapi langkah saya terhenti di langkah yang ke 6. Bukan karena tiba-tiba saya menjadi takut dan urungkan niat. Tetapi si tersangka inceran saya waktu itu untuk di ajak berkenalan ternyata udah punya kambing. Sialan. :-)

Langsung saja saya ke kasir untuk membayar dua buah buku dan langsung Ciau kembali pulang.

Sekian dulu ya.

***********************************************************************************************************************

 

 

 

 

 

 

 

 

Kembalilah !

Ketika ku melangkahkan kaki dari pintu kamar rumah. Persiapan untuk menjadi anak buangan. Ku mandi di rumah kakak. Karena air dirumah sedang sekarat untuk menuju sakaratul mautnya. sedikit sekali keluarnya. Jam menunjukkan pukul 9. menuju sebentar lagi pergi meninggalkan lubang yang telah mengisi hati ini dengan penuh hati.

Ku minta tolong kepada keponakan untuk diantarkan ke terminal. Menunggu lagi. Bisa dibilang menunggu waktu itu adalah bonus untuk kebersamaan yang singkat. Dengan meminjam motor mio adik saya. Pamitan kepada keluarga dan tidak lupa untuk meminta restu kepada orang tua.

Ku melihat wajah senyum diantar keduanya. Yang Insya Allah bangga untuk nanti kelak anaknya menjadi orang besar. Amin. Senyumnya itu menjadi bekal untuk menuju kebesaran akan rahmatnya Yang Maha Kuasa. Setelah semua dilalui. Dengan mengendarai sepeda motor semakin di depan Mio. Ku awali dengan berangkat menuju tempat ke berangkatan bus. Yang akan membawa lagi ke daerah pelajar, membantuku membentuk sebuah jati diri yang bangga.

Di perjalanan itu. Berdua dengan keponakan saya. Sempat mengobrol tentang macam – macam cerita. Hingga akhirnya, saya diberitahu bahwa pembimbing tempat saya PKL dulu waktu SMK sedang sakit parah. Keadaannya yang sudah tidak memungkinkan sebagai manusia. Kaget. Karena sungguh disayangkan orang yang telah membantuku harus menjalani seperti itu. Sakit parah. Ku kenang saat diperkenalkan kepadanya pertama kali. Belajar banyak sama dia. Insya Allah dimanapun dia berada semoga diberikan rahmat dan kesembuhan yang tiada tara.

Jam 10 bus yang akan membawa keberangkatan – kepulanganku akan berangkat. Ku berpamitan kepada keponakan. Dan sangat tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih. Cuma satu pesan yang penuh arti. Hati – hati dijalan.

Di dalam bus yang sudah penuh dengan penumpang. Yang mayoritas isinya adalah orang yang seperti saya. Seorang mahasiswa yang mengisi weekendnya di kampung halaman. Merasa tidak asing dan kesepian karena banyak yang seperti saya.

Mendapat tempat duduk sendiri walaupun penumpang banyak adalah keberkahan karena bisa tenang. Ditemani dengan sebuah snack dan lagu. Ku tertidur karena tenangnya dan indahnya lagu yang diputar oleh supir bus. Terbangun sendiri. Ku melihat ke jendela sudah berada di KM 55. perjalanan yang lancar dengan supir yang penuh keahlian membawakan kendaraan. Ku melihat ke jendela dengan indahnya terhampar sawah – sawah yang baru di tanam. Hijau tiada tara. Ketenangan yang tidak kutemukan di Kota Industri.

Indah dan ketenangannya saat itu kutemukan. Karena pada bulan ini sawah sedang tumbuh dan segarnya berwarna hijau. Sepanjang dari purwakarta sampai Bandung membentang sawah di antara deretan pegunungan.

Ilmu sengkedan yang diterapkan menjadi lebih bagus dengan bentuknya yang zig – zag mengikuti seleksi alam yang dilakukan oleh pegunungan di sana. Melihat hal yang seperti itu saya bersyukur bahwa alamku ini indah. Penuh dengan manfaat yang tidak cuma untuk menghasilkan oksigen.

Lewat jendela bus. Kumelihat langit di arah menuju tempat tujuanku sudah mulai gelap. Mendungnya langit adalah berkah dan hikmat yang diberikan-Nya. KM 125 yang diawali dengan akhirnya bentangan sawah. Selamat Datang Di Kota Kembang. Keluar tol pasir koja. Dan pak supir membayar uang tol. Lampu merah yang menghalangi bus untuk berjalan. Ku melihat Warteg yang sering saya kunjungi bersama kakak dan teman mas bro saya. Ketika menuju kota Bandung. Terkenanglah saat itu makan yang lumayan enak. Dengan bumbu dan racikan orang kembang.

Sesampai di terminal Leuwi Panjang. Ku turun dengan kaki mantap. Tidak lupa untuk bilang terima kasih kepada pak supir. Yang membawa penumpangnya dengan selamat. Ku menuju pool tempat bus dalam kota. Yang akan lanjut membawa saya ke kosan dan kampus di daerah dago. Berbeda dengan bus luar kota. Bus dalam kota ini saat saya masuk ke dalam bangkunya lumayan kurang luas. Dan selalu cepat penuh jika telat pasti tidak dapat tempat duduk. 5 menit mangkal di terminal. Bus dalam kota saya berjalan menuju tujuan berikut saya. Pak Kondektur menagih satu – satu penumpang yang menumpang di dalam bus. 2 ribu rupiah saja uang yang di keluarkan dari Terminal Leuwi Panjang – Dago.

Langit akhirnya menangis. Saat ku melihatnya di dalam tol yang masih galau mendung. Hujan rintik – rintik. Menemaniku saat itu di dalam bus. Begitu hal yang romantis bagi yang membawa pasangan. Duduk berdua di dalam bus dengan di temani rintihan hujan. Ketika ku melihat ke sebelah ternyata yang duduk adalah sebuah wanita paruh baya. Yang tadi membantuku ketika ku bingung tempat bus dalam kota. Dia mahasiswi Unisba. Bus makin padat dan ramai saat menuju ke daerah pertokoan yang padat. Hujan makin deras dan rintikannya menimpaku di samping jendela.

Dengan bus yang ramai. Ku santai melihat ke jendela dengan ditemani tangisan langit. Bus tambah ramai dengan masuknya dua penyanyi jalanan di daerah Pasar Baru. Ku melihat dua remaja dengan membawa gitar. Kata sambutan yang biasa dilakukan oleh penyanyi jalanan. Ku acuh tak menentu. Untuk melihat kembali tangisan hujan.

Terkaget dengan suara penyanyi jalanan. Yang dengan suara lantang lumayan merdu. Menambah suasana romantis. Dia menyanyikan lagu Armada – Pemilik Hati. Oh sungguh hari yang lumayan indah dan berwarna.

                  Kau terindah kan slalu terindah

                  Aku bisa apa tuk memilikimu

                 Kau terindah kan slalu terindah

                 Harus Bagaimana ku mengungkapkannya

                 Kau Pemilik Hatiku

Mendengar lirik dari sebuah lagu itu di temani dengan hujan. Indah rasarnya membuat ku terkenang akan kisah cintaku di masa lalu.

Dengan berakhirnya lagu itu, berakhir juga rintikan hujan, dan berakhir pula perjalanan pulangku karena bus sudah sampai di daerah Dago.

Lagu yang terdengar di telinga menuju kosan adalah Mocca – On The Night Like This. Sebuah lagu kenangan saat ku malam mingguan dengan seseorang.

 

                On the night like this

                There’s so many things I want to tell yo

                On the night like this

                There’s so things I wan to show you

               Cause when you’re aroun

               I feel safe and warm

              When you’re aroun

              I can fall in love every day

             In The case like this

             There are a thousan good reasons

             I want you stay

……………………………………………………………………………………………………………

Selamatkan Warisan Bangsa

Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa pahlawannya dan peninggalan nenek moyangnya. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang berbudaya luhur, banyak peninggalan sejarahnya maupun tokoh terkenalnya. Peradaban nenek moyang adiluhung hingga kini peninggalannya masih bisa di nikmati hingga zaman sekarang. Peninggalan sejarah peradaban bangsa yang luhur perlu dilestarikan untuk pelajaran bagi generasi muda, betapa besar dan mulia upaya luhurnya. Pelestarian karya nenek moyang yang bernilai luhur merupakan penghargaan luar biasa dari generasi penerusnya, sekaligus menghargai jasa-jasanya. Oleh karena itu, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat bangsa Indonesia, perlu memelihara dan melestarikan peninggalan bersejarah para pahlawan dan nenek moyang bangsa, termasuk peninggalan sang proklamator Kemerdekaan Indonesia, Soekarno, di Blitar Jawa Timur.

Rumah keluarga presiden pertama, Soekarno, di Blitar Jawa Timur, rencananya akan di jual. Bangunan ikon Kota Blitar tempat sang proklamator menghabiskan masa kecil itu di tawarkan ke pihak swasta dan pemerintah. Sungguh prihatin kalau warisan bangsa itu jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab dan dihancurkan. dan seharusnya pemerintah dan generasi muda yang peduli akan jasa pahlawannya perlu menyelamatkan warisan bangsa tersebut.

Kendati sudah tidak di tempati pemiliknya Istana Gebang yang biasa di sebut oleh warga sekitar masih terawat. Halamannya yang luas dan di tata itu masih tampak terus di bersihkan. Kondisi tersebut membuktikan bahwa rumah yang di tempati ibunda bung karno sampai akhir hayatnya itu selalu di rawat. Maklum rumah tersebut juga masih sering di kunjungi oleh wisatawan dan masyarakat umum.

Warisan Bangsa tersebut harus di selamatkan, pemerintah daerah harus aktif memantau dan membeli agar tidak jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab. Ayo selamatkan Karya leluhur bangsa Indonesia yang adiluhung dan penuh kekayaan sejarah perjalanan bangsa Indonesia

Category: Hobi  Leave a Comment

Perang Dunia Ke-3

Mungkin di dalam benak anda/orang awam perang tersebut adalah perang yang menggunakan senjata seperti yang terjadi dalam perang dunia ke-1 dan perang dunia ke-2. tapi ini berbeda dengan perang tersebut yang menggunakan senjata karena ini adalah perang yang modern yang menggunakan teknologi komputer dan hanya orang yang berkemampuan tinggi yang dapat mengikuti perang yang sedang melanda negara di dunia.

Perang teknologi atau yang di sebut juga dengan perang cybercryme adalah perang yang menggunakan alat elektronik komputer yang sekarang sudah semakin canggih dan luas jaringannya yang pada di setiap negara di sebut dengan perang dunia ke-3, tetapi sebagian pendapat orang perang ini adalah hal biasa. Tetapi bagi negara maju seperti Amerika Serikat, China, Jepang, Inggris dll perang ini bukan perang biasa tapi perang yang sangat luar biasa.

Di Amerika saja hal ini sudah menjadi ancaman yang sangat luar biasa karena para pelaku cybercryme atau juga bisa di sebut dengan hacker dapat menembus ketahanan negara dan dokumen-dokumen penting negara serta dapat mengetahui proyek besar yang dilakukan oleh para negara maju yang sedang mereka incar. Contohnya saja yang masih baru dan hangat di dunia adalah proyek besar pesawat tempur termahal pentagon atau juga pesawat generasi ke-5 yang disebut juga dengan F-35 Lighting II Fighter yang berhasil di tembus atau dibongkar oleh para hacker handal/para pelaku cybercryme.

Kalau menilik ke Indonesia pelaku cybercryme sebenarnya sudah mulai melancarkan perang atau serangannya contohnya yang masih hangat di nasional adalah dengan kebobolnya rekening para nasabah bank yang sudah mengalami kerugian yang tidak sedikit dan yang rugi lagi adalah bank yang mengalami kebobolan tidak juga rugi bank tersebut juga akan kehilangan pamor/citra bank tersebut yang akan menurunkan minat.

Tetapi itu terjadi karena para hacker belajar dengan ilmu kejahatan tapi jika para hacker atau pelaku cybercryme itu belajar ilmu kebaikan itu tidak perlu terjadi karena ilmu tersebut adalah ilmu yang berharga karena jarang manusia yang menguasainya. Dan tergantung orang bagaimana cara menggunakan ilmu tersebut.

Dan jika negara maju sudah gencar dengan proyek cybercryme dengan mengandalkan para hackernya yang handal dalam dunia komputer hanya ada satu pertanyaan apakah Indonesia siap menghadapi perang dunia ke-3 atau perang cybercryme ????

Category: Hobi  Tags:  Leave a Comment

Jiwa Kewirausahan Ditanamkan Sejak Kecil

Jiwa kewirausahaan atau juga yang di sebut dengan entreoreneurship dapat di bina atau ditanamkan dari kecil pada setiap anak-anak. Karena kewirausahaan itu lebih kepada menggerakkan perubahan mental. Kita tidak perlu mempertentangkan apakah kemampuan setiap manusia dalam wirausaha itu berkat bakat atau hasil didikan. Karena yang terpenting adalah rasa minat anak dalam dunia kewirausahaan.

Banyak orang yang mengatakan bahwa demi menjadi wirausahawan yang handal itu dibutuhkan karakter seperti yang di bawah ini :
1. Pengenalan terhadap diri sendiri (self awarness)
2. Kreatif
3. Mampu berpikir kritis
4. Mampu memecahkan masalah
5. Empati dan masih banyak lagi

Karakter-karakter tersebut dapat di bentuk melalui pendidikan mulai dari sejak dini. Karena dalam istilah mendidik itu di perlukan proses yang sangat panjang dan berliku untuk menjadikan anak yang kita didik handal dalam dunia kewirausahan. Dalam proses tersebut peran orang tua sangatlah penting karena berhasil atau tidaknya anak didik itu tergantung dari peran orang tua yang mengajarinya, dan untuk membuat anak itu lebih termotivasi dalam melakukan pekerjaannya dan menjadi bekal untuk menatap masa depan.

Karena dari proses tersebut orang tua juga dapat mengetahui/mengetahui kecenderungan anaknya dalam melakukan pekerjaan yang sedang ia lakukan. Tidak perlu pusing dalam berhasil tidaknya anak itu dalam melakukan pekerjaannya karena yang terpenting adalah prosesnya karena akhir dari proses tersebut adalah sebuah hikmah yang membuat kita termotivasi dalam melakukan pekerjaan yang sedang di lakukan.

Category: Hobi  Tags:  One Comment