Archive for the Category »Puisi ciptaan gue «

“Pagi di Indonesia”

Pagi di Indonesia

Ku menatap indah malam ini

ada yang hilang dari diri ini

kehangatan dan kedinginan bersatu

menyanjung cintaku untuk ibu

aku melewatkan indahnya dunia

sinar yang terang di hitam awan

angin mengikuti hitam dunia

ku bertanya “di mana ini teman ?? “

malam telah di ganti putih

secercah kehidupan telah kembali

menatap jauh nun di tengah sawah

ku lihat burung berkicau iri

kaya alam kaya dunia

menjadi satu dalam negara

hidupku dan bangsaku di indonesia

hanya satu kebanggaanku

Indonesia Raya

Pohon

ku lihat engkau di areaku

yang berada di sekitar tempatku

ku lihat dirimu buatku tegar

karena kau sumber dari udara segar

di negriku kau sangat melimpah

dari padang sampai hutan

ku lirik kamu yang bersumpah

untuk mencapai negriku yang mapan

udara segar berkat warnamu

udara kotor karena kamu pudar

tak ingin kau hilang dari ku

karena kau, aku menjadi segar

lirik sana lirik sini

hembus sini hembus sana

kau ikuti kata hati

terserah kau ini dunia

kau berarti bagi kami

yang sangat bagus di sekitarku

ku ingin menjagamu sampai lestari

sekuat raga dan hatiku

forever is green

you best friend

forever life world

Bulan

Kau datang dan hilang

dari pandangan segelap malam

Lihat dirimu membuat mataku berlinang

kau adalah nafas kehidupan malam

Membawa segores kecerahan

dalam secercah sinar di inti dirimu

Temaniku lepaskan kejenuhan seharian

Bidadari gelap yang hanya ada satu

Kau adalah benda mulia

Segenap kehidupan ada di dirimu

yang merupakan keajaiban dunia

takkan pernah hilang di bumiku

temaniku dalam kegelapan

Menyinariku yang terbuai mimpi

Kau adalah benda peradaban

yang kan s’lalu bersinar sehabis matahari

Bulan oh bulan

sinarmu akan terang sehabis senja

di malam kau adalah kawan

di siang kau satelit alami dunia

” Sahabat ”

Di bangku sekolah awal persahabatan kita

Kau tersenyum ramah mengajakku bercanda

Senggol kanan dan kiri kau buatku ria

Tolong menolong tujuan kita

Ku lihat dalam dirimu

Ada yang tidak ada dalam diriku

Partner sejati di kehidupanku

yang tidak ingin kehilanganmu

Sejak awal ku berjumpa

Ku terpana melihat pancaran mata

Ku terpaku melihat nada bicaranya

Yang sangat pelan dan terirama

Tetapi, kini kau hanya tinggal kenangan

Kau pergi tinggalkan ku sendirian

Semua canda dan kenangan

Takkan pernah ku hilangkan

Selamat tinggal teman

semua canda dan tawamu kan kusimpan

kan ku ingat lolonganmu kawan

Forever, You best friend

Diriku

menuju kedewasaan pada diriku

terdiam duduk membisu

bertanya siapa kepada diriku

arwah siapa dalam tubuhku

Ku melirik ke masa bayi

bertanya dalam diri ini

siapakah diriku ini

mengapa aku ada di sini

begitu bodoh diriku ini

tidak bisa mengendalikan diri

yang hanya mau di ikuti diri sendiri

hati ikut membisikkan diri ini

marah ? Pasti

kesal ? Ya

jenuh ? Pasti

jengkel ? Ya

apa yang terjadi dalam tubuh ini

kesal sendiri marah sendiri bingung sendiri

bodohnya tubuh dan pikiranku ini

yang hanya bisa ngebual dalam diri